Burung yang Mematikan

View previous topic View next topic Go down

Burung yang Mematikan

Post  Nenek.Saltyo on Sat Jun 05, 2010 3:18 pm

Ada seorang lelaki yang hobbynya memelihara burung
Pada suatu pagi,burung kesayangannya telah hilang. Merasa si pencuri sudah keterlaluan, lelaki itu pun membawa masalah ini di pertemuan mingguan di kampungnya.

Lelaki : "Siapa disini yang punya burung ?"

Seluruh penduduk laki-laki segera berdiri,

Menyadari kesalahannya dalam bertanya, lelaki itu merevisi pertanyaannya:
"Bukan itu maksud saya, maksud saya adalah, siapa yang pernah lihat burung ?"

Maka seluruh penduduk wanita berdiri. Karena menyadari pertanyaannya masih tidak betul, maka dengan muka merah padam dia menyambung,
"Maaf, bukan itu maksud saya"

Sekali lagi dia coba bertanya,
"Maksud saya adalah siapa yang pernah lihat burung yang bukan miliknya"

Separuh penduduk wanita berdiri.

Muka lelaki itu makin merah, dan juga makin gugup, segera berkata lagi,

"Maaf sekali lagi, bukan itu maksud pertanyaan saya, maksud saya adalah, siapa yang pernah lihat burung saya?"

Lalu... Isteri lelaki itu pun pun berdiri... dan seorang pemuda yang kos ditempat dia... maka kali ini merah padam pula muka si isteri ..!

Lelaki itu pun cabut lari.

Menyesal dia telah bertanya tentang burung dia.....

Maap kalo garing om...
Neutral Neutral

Nenek.Saltyo

Posts : 203
Join date : 2010-06-05
Age : 19
Location : Cikini

View user profile http://www.facebook.com/roseblind

Back to top Go down

Re: Burung yang Mematikan

Post  pensil.Dhiraut on Sat Jun 05, 2010 6:07 pm

Nenek.Saltyo wrote:Ada seorang lelaki yang hobbynya memelihara burung
Pada suatu pagi,burung kesayangannya telah hilang. Merasa si pencuri sudah keterlaluan, lelaki itu pun membawa masalah ini di pertemuan mingguan di kampungnya.

Lelaki : "Siapa disini yang punya burung ?"

Seluruh penduduk laki-laki segera berdiri,

Menyadari kesalahannya dalam bertanya, lelaki itu merevisi pertanyaannya:
"Bukan itu maksud saya, maksud saya adalah, siapa yang pernah lihat burung ?"

Maka seluruh penduduk wanita berdiri. Karena menyadari pertanyaannya masih tidak betul, maka dengan muka merah padam dia menyambung,
"Maaf, bukan itu maksud saya"

Sekali lagi dia coba bertanya,
"Maksud saya adalah siapa yang pernah lihat burung yang bukan miliknya"

Separuh penduduk wanita berdiri.

Muka lelaki itu makin merah, dan juga makin gugup, segera berkata lagi,

"Maaf sekali lagi, bukan itu maksud pertanyaan saya, maksud saya adalah, siapa yang pernah lihat burung saya?"

Lalu... Isteri lelaki itu pun pun berdiri... dan seorang pemuda yang kos ditempat dia... maka kali ini merah padam pula muka si isteri ..!
Siapa yang sudah melihat burung TIO ?
Eh yo, bsk mau interviewnya ?
Lelaki itu pun cabut lari.

Menyesal dia telah bertanya tentang burung dia.....

Maap kalo garing om...
Neutral Neutral

pensil.Dhiraut

Posts : 227
Join date : 2010-06-03
Age : 19
Location : Jakarta

View user profile

Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum